Makassar – Ketua Program Studi Manajemen Universitas Negeri Makassar, Dr. Anwar, S.E., M.Si. turut mengambil bagian dalam forum akademik internasional melalui penyampaian sambutan pada pembukaan CIMR’s 9th International Research Conference yang diselenggarakan oleh Chetana’s Institute of Management & Research, India. Kehadiran tersebut menandai keterlibatan aktif Prodi Manajemen UNM dalam forum ilmiah global yang mempertemukan akademisi, peneliti, dan institusi pendidikan tinggi dari berbagai negara.
Konferensi yang berlangsung secara hibrida pada 13–14 Maret 2026 ini mengangkat tema “Sustainable Futures: Leveraging Innovation in Business Practices and Social Enterprises”. Tema tersebut menjadi ruang diskusi internasional mengenai bagaimana inovasi dalam praktik bisnis dan kewirausahaan sosial dapat berkontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan di tengah perubahan ekonomi global.
Sebagai forum ilmiah tahunan berskala internasional, konferensi ini menghadirkan peserta dari berbagai perguruan tinggi dan lembaga akademik lintas negara. Pada penyelenggaraan tahun ini, Universitas Negeri Makassar tercatat sebagai salah satu institusi kolaborator bersama Madhesh University, University of Roehampton, dan Azteca University. Kolaborasi tersebut menunjukkan semakin luasnya jejaring internasional yang dibangun oleh Prodi Manajemen UNM dalam mendukung penguatan akademik dan penelitian global.
Dalam sambutannya, Dr. Anwar menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya konferensi yang dinilai mampu menjadi ruang strategis bagi pertukaran gagasan ilmiah antarnegara. Menurutnya, forum akademik internasional memiliki peran penting dalam mempertemukan berbagai perspektif keilmuan untuk menjawab tantangan global yang semakin kompleks.
Ia menegaskan bahwa perguruan tinggi saat ini dituntut tidak hanya menghasilkan penelitian yang kuat secara akademik, tetapi juga mampu menghadirkan solusi yang relevan terhadap isu-isu sosial, ekonomi, dan lingkungan yang berkembang di berbagai belahan dunia.
“Forum internasional seperti ini memberikan kesempatan yang sangat berharga untuk memperluas perspektif, membangun kolaborasi riset lintas negara, dan memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam pengembangan ilmu pengetahuan,” ujar Dr. Anwar dalam sambutannya.
Partisipasi aktif Prodi Manajemen UNM dalam konferensi tersebut juga menjadi bagian dari komitmen program studi untuk terus memperkuat internasionalisasi pendidikan tinggi. Melalui keterlibatan dalam forum global, dosen dan mahasiswa memperoleh ruang untuk memperkenalkan hasil penelitian, memperluas jaringan akademik, serta membuka peluang kerja sama lintas institusi.
Kehadiran UNM sebagai institusi kolaborator dalam konferensi ini sekaligus mencerminkan pengakuan terhadap kontribusi akademik yang terus berkembang di tingkat internasional. Momentum tersebut diharapkan menjadi penguatan bagi sivitas akademika Prodi Manajemen UNM untuk terus aktif dalam kegiatan ilmiah global di masa mendatang.
RA.






