Jakarta, 8 Oktober 2025 — Ketua Pengembang Kurikulum Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Makassar (FEB UNM), Dr. Abdul Rahman, S.Pd., M.Si., CGRM, menghadiri Workshop Penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis Outcome-Based Education (OBE) yang diselenggarakan oleh Forum Manajemen Indonesia (FMI) Koordinator Wilayah DKI Jakarta.
Workshop bertajuk “Kurikulum OBE: Implementasi Permendiktisaintek No. 39 Tahun 2025” ini berlangsung selama dua hari, pada 7–8 Oktober 2025, berlokasi di BW Express Jakarta, Jl. Hasbi No. 1, Kampung Bali, Tanah Abang. Kegiatan tersebut mempertemukan para dosen, pengembang kurikulum, serta perwakilan perguruan tinggi dari berbagai daerah yang tengah mempersiapkan penyesuaian kurikulum terhadap regulasi terbaru Kemendikbudristek.
Hadir sebagai narasumber tiga tokoh berpengalaman dalam pengembangan kurikulum pendidikan tinggi, yaitu Dr. agr. Ir. Sri Peni Wastutiningsih, mantan Direktur Pendidikan dan Pengajaran Universitas Gadjah Mada dan anggota Tim Kurikulum Kemendikbudristek RI; Sri Gunawan, DBA, dosen Universitas Airlangga sekaligus Ketua Bidang Pendidikan FMI Pusat; serta Dr. Yasintha Soelasih dari Universitas Katolik Atma Jaya yang juga menjabat sebagai Ketua Bidang Pendidikan dan Pengajaran FMI Pusat. Ketiga narasumber memberikan pemaparan komprehensif mengenai arah kebijakan kurikulum nasional, penyusunan dokumen RPS berbasis luaran, hingga strategi implementasi OBE pada proses pembelajaran.
Dalam kegiatan tersebut, Dr. Abdul Rahman menyampaikan bahwa workshop ini sangat relevan bagi perguruan tinggi dalam menyelaraskan kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja dan capaian pembelajaran lulusan yang telah ditetapkan.
“Workshop ini menjadi wadah strategis bagi dosen dan pengembang kurikulum untuk memastikan rancangan pembelajaran kita benar-benar berorientasi pada capaian pembelajaran lulusan dan kebutuhan dunia kerja,” ujarnya di sela kegiatan. Ia menambahkan bahwa implementasi OBE tidak hanya berfokus pada struktur kurikulum, tetapi juga memastikan proses pembelajaran berjalan efektif dan terukur.
Para peserta workshop mendapatkan panduan teknis mengenai penyusunan RPS berbasis OBE, termasuk pemetaan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), perumusan capaian mata kuliah, strategi asesmen, serta desain evaluasi pembelajaran yang sesuai dengan Permendiktisaintek No. 39 Tahun 2025. Diskusi interaktif juga dilakukan untuk membahas berbagai tantangan implementasi OBE di perguruan tinggi, mulai dari kesiapan dosen hingga harmonisasi antara CPL dan CPMK.
Melalui kegiatan ini, FMI berharap dapat memperkuat sinergi antarperguruan tinggi dalam mendukung transformasi kebijakan kurikulum berbasis luaran yang tengah digencarkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Partisipasi aktif FEB UNM, khususnya Prodi Manajemen, menjadi langkah penting dalam memastikan pengembangan kurikulum berjalan adaptif dan selaras dengan perkembangan kebijakan nasional serta kebutuhan dunia profesional.







Leave a Comment